RSS

Ketiga Kalinya

Dan untuk ketiga kalinya, aku kehilangan lagi.

They Addicted to Drugs, Drink, and Free Sex


Sudah tidak asing dan bukan hal tabu lagi ditengah manusia masa kini, bahwa pergaulan bebas seperti sesuatu yang wajib didalam dunia remaja, katanya kalau nggak bebas nggak keren, kalau nggak berani keluar dari zona aman artinya dia cupu. Mulai dari hal sederhana, seperti; balapan liar, minum minuman beralkohol atau minuman keras, free sex, dan narkoba. Hal-hal tersebut bukanlah hal yang mengagetkan dan mencemaskan lagi saat ini, remaja yang notabene nya pendiam dan tidak mungkin untuk melakukan hal-hal yang disebutkan diatas pun justru memiliki resiko buruk yang lebih besar dari pada seorang remaja yang notabene nya adalah bad teens.

Belajar dari sebuah pengalaman, bahwa seseorang yang terlihat baik justru memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan dengan sesorang yang terlihat nakal, and it’s true. Why? Karena, untuk beberapa orang yang notabene nya adalah nakal, hal-hal seperti itu bukanlah hal baru lagi bagi mereka, sehingga mereka tau batasan kenakalan tersebut sampai dimana, sedangkan bagi seseorang yang lingkungannya baik dan pada suatu ketika dia terjerumus kedalam hal-hal yang berbau pergaulan bebas, mereka akan mencoba hal tersebut dan tidak mengetahui batasan ‘aman’nya dimana, and then, they addicted to it and try again ‘till they make a ‘big’ mistake.

Lalu, siapa yang perlu disalahkan apabila pergaulan bebas sudah mendarah daging pada penerus bangsa? Pemerintah ‘kah? Tenaga pendidik ‘kah? Orang tua ‘kah? Orang tua memang sangat berperan penting dalam dunia seorang anak, karena merekalah yang mengajarkan dan membimbing seseorang sampai orang tersebut siap untuk menghadapi kerasnya dunia, tetapi tidak semua keterlibatan seseorang dalam pergaulan bebas adalah salah orang tua, peran terbesar mereka disini adalah memberitahu dampak pergaulan bebas dan mengawasi pergaulan anak mereka. Lantas, siapakah yang berperan penting? Ya, teman dekatlah yang memiliki andil terbesar seseorang dalam dunia pergaulan bebas. Dari teman dekatlah kita tau bahwa dunia bukan hanya tentang apa yang kita kira selama ini dan kenyataannya dunia lebih luas dari sudut pandang yang kita miliki.

   Jadi, sebenarnya kita tidak perlu menghindari pergaulan bebas, kita hanya perlu tau dimana batas dari semua itu, agar nantinya kita tidak melalukan sebuah kesalahan karena ketidaktahuan kita. Lalu, berkaitan dengan teman akrab yang memiliki peran penting berkaitan dengan sudut pandang dunia, belajarlah dari mereka apa yang perlu untuk kita pelajari dan kita pahami baik atau tidaknya.

Setiap orang mempunyai dunianya sendiri-sendiri, setiap orang mempunyai zona nyamannya sendiri, kita tidak boleh menjudge seseorang dari lingkungannya dan dari penilaian orang lain, karna sebaik-baiknya seseorang, they've a mistake too.


#LKMMDFEB2017
#SemangatMenujuIndonesiaEmas

Serangan Balik

"Dia sering ngecewain kamu, tapi kamu selalu memaafkan.
Posisimu bertahan, posisinya menyerang. 
Semua akan selesai tepat pada waktunya, dan kamu harus dengan pintar memiliki trik untuk menyerang balik pada waktu yang tepat untuk membuatnya jatuh; sejatuh-jatuhnya!
Dan setelah itu, tersenyumlah dengan lega, karena kamu pantas untuk bahagia."

Menunggumu melelahkan

"Aku berulangkali menyegarkan pikiranku bahwa semua akan baik-baik saja. Jalani dulu, toh pasti semua ada masanya. Namun, satu purnama berlalu dan hubungan kita masih tetap sama. Aku cuma butuh kepastian, sesederhana itu, tapi akan cukup buatku tenang; saat ini atau sampai beberapa hari kedepan."

Mau sampai kapan aku harus menunggumu tanpa kepastian? 
Tolong bicara, haruskah aku menunggu atau berjalan mundur dan meninggalkan semua kenangan tentang kita disini tanpa kamu lagi?
Aku butuh kepastianmu, "tunggu sebentar lagi" atau "kita hanya sebatas ini, nggak lebih", sesederhana itu saja!
Suatu ketika, yang menunggu terlalu lama juga akan lelah dan kecewa, sudah selama itu ia menunggumu tapi tetap tak kemana-mana.


A New Day Comes Slowly

Hallo, akhirnya balik nulis lagi setelah satu tahun nggak nulis di blog nih. Maafin ya post post kemarin galau terus haha. Tapi nggak papa, orang kan nggak selalu bahagia, pasti ada titik terburuk di kehidupan mereka, Dan sekarang....
Hai guys, this is a new life, 19 yo!!

Ada sedikit cerita yang banyak orang tanyain, "Zahra sekarang dimana?"
Hallo, aku sekarang aku di Semarang, maaf ya kemarin kemarin nggak mau jawab, bukan apa apa sih tapi nggak begitu suka orang lain iut campur sama urusan pribadi. Cukup tau aja, sekarang aku di Semarang, kuliah di sini. Soal UNY mah udah sejak lama aku keluar, ya karna hatiku nggak disana. As simple as like that aja jawabannya ya, apapun yang dilakuin nggak dari hati hasilnya nggak akan baik mau dipaksa kayak apa juga, tapi serius deh, keluar dari zona aman lah buat ngrasain nyaman!

Udah gitu aja ya, see you next page :)
Assalamu'alaikum. 



Udara laut dan peyempuan

Udara
Diatas sana adalah impianmu nanti
Kau akan terbang tinggi sesukamu
Menyentuh awan
Menyentuh bintang
Menyentuh bulan
Disana ada cita-cita yang sedang Kau perjuangkan
Menjadi seorang TNI Angkatan Udara 
Dengan senjata lengkap seragam lengkap
Gagah
Tegap

Wahai senja, kau akan berikan siluet terindahmu kan?

Senja, boleh aku tanya sesuatu tentang ipin?
Tentang laki-laki yang dulu sering membuatku bertanya-tanya apa yang sedang ada dalam hatiku ini
Wahai senja, boleh aku mengatakannya?
Apakah perasaanku padanya lebih dari seorang sahabat?
Apakah pertemuanku 4 tahun lalu akan memberikan siluet terindahmu?

Awalnya semua diam
Tak saling bicara sedikitpun
Awalnya semua tak saling kenal meski seminggu sekali kita bertemu

Senja..
Aku mulai menyukainya ketika ia mengajakku bercanda
Aku mulai menyukainya ketika ia mengajakku untuk berbicara ketika di jalan raya
Ini perasaan apa senja?
Perasaan tentang apa?