RSS

Wahai senja, kau akan berikan siluet terindahmu kan?

Senja, boleh aku tanya sesuatu tentang ipin?
Tentang laki-laki yang dulu sering membuatku bertanya-tanya apa yang sedang ada dalam hatiku ini
Wahai senja, boleh aku mengatakannya?
Apakah perasaanku padanya lebih dari seorang sahabat?
Apakah pertemuanku 4 tahun lalu akan memberikan siluet terindahmu?

Awalnya semua diam
Tak saling bicara sedikitpun
Awalnya semua tak saling kenal meski seminggu sekali kita bertemu

Senja..
Aku mulai menyukainya ketika ia mengajakku bercanda
Aku mulai menyukainya ketika ia mengajakku untuk berbicara ketika di jalan raya
Ini perasaan apa senja?
Perasaan tentang apa?

Ini tentang anak-anak senja

Kau hadir lagi semalam
Kau jadi seseorang yang aku tunggu lagi di senja hari
Jika waktu bisa diputar kembali, aku ingin memilihmu daripada kekasihku yang telah pergi 
Kini Kau hadir lagi tanpa perasaan yang sama
Hanya teman lagi
Tapi aku?
Aku selalu jatuh cinta setiap kau hadir

Aku dulu bodoh ya,
Aku memilih seseorang yang selalu membuatku menangis daripada mempertahankan perselingkuhan kita
Ups, bukan selingkuh
Tapi
Aku suka kamu_ Kamu suka aku
Tapi kita tak lebih dari sahabat

Aku merasakan kecemburuan ketika kau dekat dengan seseorang
Dan bahkan kau tau bagaimana cemburuku
Kamu tidak melarangku
Atau bahkan bertanya 'memangnya kamu siapa?'
Tapi Kau menjelaskan semuanya padaku seakan aku ini kekasihmu
Padahal bukan

Perasaan macam apa ini?
Setiap melihatmu
Aku selalu berdetak
Tanganku gemetaran
Ah sial!

Senjamu selalu aku nantikan lagi
Ujung hidungmu selalu aku tunggu
Entah aku berdiri sendiri
Atau aku dan kamu menjadi kita
Tapi sepertinya ini ketidakmungkinan untik kita bisa bersama ~

Kenapa kau ingin jadi ulat? Tidak kupu-kupu?

Ini jawaban pertanyaanmu Lee..

Jadi Dari obrolan kita sabtu malam lalu dapat disimpulkan,
Aku tidak ingin menjadi kupu-kupu
Aku ingin menjadi ulat
Tapi bukan ulat bulu seperti Aufa

Kau tau kenapa?
Ulat berjalan perlahan
Sangat-sangat perlahan
Menuju pucuk pohon
Ia tetap perlahan-lahan
Tapi optimis
Ia tau bahwa ia akan berada di puncaknya
Dan akan bermetamorfosis menjadi indah

Prosesnya.
Yang aku lihat prosesnya, Lee..

Untuk Lee, monotonmu, dan anakmu.

Aku jatuh cinta padamu Lee
Entah ini hanya sementara atau menetap
Tapi Kau bagai bintang jatuh
Mengindahkan angkasaku

Aku bagai matahari disitu
Kau juga bagai planet-planet yang mengitariku
Berotasi dalam lintasanmu
Indah
Sayang, kita masih berjarak

Kau tau, Lee?
Kau juga bagai bulan di malamku
Cahayamu paling terang dalam sisi gelap angkasaku

Terimakasih,Lee..
Setidaknya tiga malam ini ada bintang jatuh dalam angkasaku sendiri.

Lee, aku terlalu lebay ya?
Atau aku kepedean?
Jika iya, tolong beritahu aku
Dan aku akan memperbesar jarak orbitmu
Agar aku tak berhimpitan seperti kamu dengan matahari-matahari dalam galaxy lainnya..

Untuk Lee, dan tiga malam kemarin.
Kau_ ketidakmungkinan yang aku semogakan.